KURIKULUM 2013

Kurikulum 2013 Tingkat SMA

Kurikulum 2013 sudah pasti akan dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampai sekarang (26 Maret 2013) draft kurikulumnya juga belum ada, apalagi disosialisasikan oleh Tim Pengembang Kurikulum Pusat. Padahal pelaksanaannya tinggal 3 bulan lagi. Bisa dipastikan Kurikulum 2013 ini akan bernasib sama dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau bernasib sama dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).

Sebagai guru yang menjadi ujung tombak, pasti sudah pasti siap untuk melaksanakannya. Hanya saja Tim Penyusun Kurikulumnya sudah siap belum?? Untuk menghadapai Kurikulum baru diperlukan pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan kurikulum tersebut. Selain itu juga persiapan-persiapan materi yang akan diajarkan. Tujuan Kurikulum 2013 ini juga seperti Kurikulum-kurikulum sebelumnya, yaitu untuk menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi.

Pelatihan yang direncanakan oleh Menteri Pendidikan pada bulan April sd Mei 2013. Sebenarnya waktu-waktu akhir tahun ini sangat rawan. Hal ini dikarenakan sebagian guru mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti Ujian Kenaikan Kelas atau bahkan menghadapi Ujian Kelulusan. Bagi pejabat yang ada di atas sana mungkin berpikiran simpel, ambilkan guru kelas X bagi SMA dan SMK, atau kelas VII bagi SMP. Itu dapat dimungkinkan bagi sekolah yang memiliki kelas besar. Seandainya sekolahan yang memiliki kelas kecil, selain mengajar kelas X juga mengajar kelas XI, dan XII. Ini pasti akan banyak dijumpai di daerah-daerah dimana dalam satu sekolahan hanya terdapat 1 guru mata pelajaran tersebut.

Itu semua memang sudah menjadi keputusan pemerintah, tetapi masyarakat yang mempercayakan anaknya di sekolah tersebut pasti akan mengkritik bahwa gurunya selalu meninggalkan kelas. Bagaimana solusinya? Apalagi yang akan diklat minimal 5 guru mata pelajaran, termasuk kepala sekolah. Guru-guru yang akan mengikuti pelatihan, untuk tingkat SD terdiri dari guru kelas I dan kelas IV, serta guru Penjasorkes. Jenjang SMP selain kepala sekolah, guru Agama, Penjasorkes, Seni Budaya, IPA (1 guru Biologi/Fisika), IPS (1 guru Sejarah/Geografi/Ekonomi), Bhs. Inggris, Bhs. Indonesia, PPKN, Matematika, dan guru Prakarya. Jenjang SMA selain kepala sekolah, juga guru maple Matematika, Bhs. Indonesia, Sejarah, dan BK.

Agar lebih jelasnya tentang Kurikulum 2013 jenjang SMA, sebagai berikut :

STRUKTUR KURIKULUM SMA terdiri atas:

  • Kelompok MATA PELAJARAN WAJIB  yaitu kelompok A dan kelompok B. Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.
  • Kelompok MATA PELAJARAN PEMINATAN terdiri atas 3 (tiga) kelompok yaitu Peminatan Matematika dan Sains, Peminatan Sosial, dan Peminatan Bahasa.
  • Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat yaitu mata pelajaran yang dapat diambil oleh peserta didik di luar Kelompok Mata Pelajaran Peminatan yang dipilihnya tetapi masih dalam Kelompok Peminatan lainnya. Misalnya bagi peserta didik yang memilih Kelompok Peminatan Bahasa dapat memilih mata pelajaran dari Kelompok Peminatan Sosial dan/atau Kelompok Peminatan Matematika dan Sains.
  • Mata Pelajaran Pendalaman dimaksudkan untuk mempelajari salah satu mata pelajaran dalam kelompok Peminatan untuk persiapan ke perguruan tinggi.
  • Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan Mata Pelajaran Pendalaman bersifat opsional, dapat dipilih keduanya atau salah satu.

A.    Kelompok MATA PELAJARAN WAJIB

Kelompok Mata Pelajaran Wajib merupakan bagian dari kurikulum pendidikan menengah yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bangsa, bahasa, sikap sebagai bangsa, dan kemampuan penting untuk mengembangkan logika dan kehidupan pribadi peserta didik, masyarakat dan bangsa, pengenalan lingkungan fisik dan alam, kebugaran jasmani, serta seni budaya daerah dan nasional.

Struktur kelompok mata pelajaran wajib dalam kurikulum SMA adalah sebagai berikut:

Kurikulum Wajib

Kurikulum Wajib

B.     Kelompok MATA PELAJARAN PEMINATAN

Kelompok mata pelajaran peminatan bertujuan untuk:

  1. Memberikan kesempatan kepada peserta didik mengembangkan minatnya dalam sekelompok mata pelajaran sesuai dengan minat keilmuannya di perguruan tinggi, dan
  2. Mengembangkan minatnya terhadap suatu disiplin ilmu atau keterampilan tertentu.

Struktur mata pelajaran peminatan dalam kurikulum SMA adalah sebagagai berikut:

Kelompok Mapel Peminatan

Kelompok Mapel Peminatan

C.    BEBAN BELAJAR

Dalam struktur kurikulum SMA ada penambahan jam belajar per minggu sebesar 4-6 jam sehingga untuk kelas X bertambah dari 38 jam menjadi 42 jam belajar, dan untuk kelas XI dan XII bertambah dari 38 jam menjadi 44 jam belajar.

Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar adalah 45 menit. Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan pengamatan, bertanya, bersosialisasi, dan berkomunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta didik karena mereka belum terbiasa. Selain itu bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: