AYO SHOLAT BRO!

MARI BELAJAR  SHOLAT

Pengajak : M. Wisnu Jadmika

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa bárakátuh

Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.

Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad saw adalah hamba dan Rasul Allah.

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali ‘Imran : 102)

Mas, Mbak, Om, Tante, Bapak, Ibu, ‘n Bro & Sis…. Sekaranglah kita-kita mencari kunci besok di akherat. Jangan lupa ya…., ini lah yang disebut sebagai do’a paling mujarab dari segala do’a. Dah ngerti to Mas bro?? pasti sudah tahu dong. Bagi agan-agan yang lupa berdo’a kepada Allah karena sibuk ngumpulin duit..duit…dan duit, inilah saatnya mikirin akherat.

Mumpung kita-kita masih diberi kesempatan untuk bertobat dijalan Allah, mari kita berdo’a agar diberi tempat yang nyaman besok di akherat. Do’a yang paling mustajab adalah sholat. Nah, tidak ada salahnya kalo’ kita pelajari cara-cara sholat yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah ….. Oh ya bro, shalat tuch merupakan kewajiban lho bagi kita-kita yang beragama islam, ‘n sudah baligh, serta waras.

Kalo’ belum terbiasa sholat, kita sholat yang wajib dulu saja bro ….. Sholat wajib tuch  ada 5 waktu, yaitu Dzuhur, ‘Ashar, Maghrib, ‘Isya’ dan Shubuh.

A.   WAKTU SHOLAT

  • Dzuhur;  dari tergelincirnya matahari hingga bayangan semua benda sama panjang dengan aslinya.
  • ‘Ashar; dari saat bayangan semua benda sama panjang dengan benda aslinya hingga terbenamnya matahari.
  • Maghrib; dari terbenamnya matahari hingga hilangnya warna kemerah-merahan pada senja.
  • ‘Isya’;  dari hilangnya merah senja hingga pertengahan malam.
  • Shubuh;  dari terbitnya fajar hingga sebelum matahari terbit.

B.   TATA CARA WUDHU

Tata cara wudhu sesuai dengan riwayat Humran (bekas budak ‘Utsman bin ‘Affan ra) :

Utsman bin ‘Affan ra minta diambilkan air wudhu lalu berwudhu. Dia basuh kedua telapak tangannya tiga kali. Kemudian berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung lalu mengeluarkannya. Lalu membasuh wajahnya tiga kali, kemudian membasuh tangan kanannya hingga ke siku tiga kali, begitu pula dengan tangan kiri. Setelah itu, ia usap kepalanya lantas membasuh kaki kanannya hingga ke mata kaki tiga kali, begitu pula dengan kaki kirinya. Dia kemudian berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah saw berwudhu sebagaimana wudhuku ini, kemudian Rasulullah bersabda, ‘Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku  ini, kemudian shalat dua raka’at dan tidak berkata-kata dalam hati (dalam urusan dunia) dalam kedua raka’at tadi, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.’”

1.    Cara Berwudhu

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua  mata kaki ….” (QS. Al-Maa-idah : 6)

  • Niat

Niat dilakukan di dalam hati dan tidak diucapkan.

  • Mengucap “Bismillahirrahmánirram

Tidak sah shalat seseorang tanpa wudhu. Dan tidak ada wudhu untuk seseorang yang tidak menyebut nama Allah.

  • Membasuh telapak tangan, jangan lupa bro, membersihkan sela-sela jari.
  • Membasuh wajah 3x (yang rata lho mas bro, jangan sampe’ belang-belang)
  • Berkumur-kumur (airnya dibuang lho)
  • Menghirup air lewat hidung, lalu dikeluarkan.
  • Mengusap kepala 3x (termasuk telinga lho bro …)
  • Bagi agan-agan berjenggot harus dibasahi dengan menyela pakai jari tangan
  • Membasuh kedua kaki hingga mata kaki. Jangan lupa diantara jari-jari dibersihkan pakai jari-jari tangan. Sampai rata lho Gan.
  • Ini sangat penting, habis selesai berwudhu jangan lupa berdo’a.

“Tidaklah seorang diantara kalian berwudhu, lalu menyempurnakan wudhunya, kemudian berdo’a :“Asyhadu anlá iláha illallahu wahdahulá syaríkalahu wa-asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasúluh.” Melainkan dibukakan baginya delapan pintu syurga. Dia memasukinya dari arah mana saja yang ia kehendaki.”

2.    Hal-hal yang Membatalkan Wudhu

  • Kentut, be’ol, ‘n kencing.
  • Molor alias tidur  nyenyak.
  • Tidak sadar karena mabuk atau sakit
  • Megang kemaluan untuk ber-syahwat.
  • Makan daging unta

C.   CARA MELAKSANAKAN SHOLAT

1.    Syarat Sahnya Shalat

  • Ngerti waktunya
  • Suci dari hadats besar dan kecil
  • Pakaian, badan, dan tempat untuk shalat harus suci
  • Menutup aurat, aurat laki-laki adalah antara pusar dan lutut, sedangkan aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan)
  • Menghadap ke kiblat

2.    Tata Cara Shalat

Raka’at Ke-1

a.  Niat

Sebelum mengangkat tangan takbiratul ihram, niat dulu bro.. karena semua amalan tergantung dari niatnya. Niat nggak perlu dikerasin suaranya, cukup dalam hati.

 b.  Takbiratul Ihram

takbir

Diperagakan oleh Drs. Mursidi

 

Takbiratul ihram tuch, ngangkat kedua tangan sambil baca : “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar). Ato boleh juga ngangkat tangan dulu baru ngucap “Allahu Akbar”, juga boleh sebaliknya bro…. ngucap dulu “Allahu Akbar” baru ngangkat kedua tangan.

Rasulullah saw biasa mengangkat kedua tangan bersama dengan takbir (Allahu Akbar), terkadang setelah takbir, dan kadang-kadang sebelumnya. Beliau Rasulullah saw mengangkat kedua tangan serentang kedua bahunya, dan terkadang beliau mengangkatnya hingga menyentuh kedua tepi telingan beliau.” (HR. Al Bukhari dan Abu Daud)

 c.  Bersedekap

bersedekap

Bersedekap dilakukan setelah takbiratul ihram, tangan langsung bersedekap. Caranya bersedekap dengan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri.

Rasulullah saw selalu meletakkan tangan kanan di atas punggung tapak tangan kirinya dan di atas pergelangan dan lengannya.

Dan kadang-kadang Rasulullah menggenggam tangan kirinya. Beliau meletakkan kedua tangannya di atas dada.

Di atas dada dapat dilakukan dengan meletakkan kedua tangannya di atas atas pusar sampai di  atas an-nahr (puncak dada di bawah dagu).

d.  Membaca Do’a Istiftah

Membaca do’a istiftah ada bermacam-macam, bro…tapi salah satunya yang dibaca seperti ini :

Allahumma bá’id bainí wabaina khatháyáya kamá bá’adta bainalmasyriqi walmaghrib. Allahumma naqqiní min khatháyáya kamá yunaqqats-tsaubul abyadlu minaddanas. Allahummaghsilní min khathá yáya bilmai wats-tsalji walbarad.

(Ya Allah jauhkanlah antara aku dan dosaku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari dosa-dosaku sebagaimana bersihnya kain putih dari kotoran. Ya Allah basuhlah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan bard (butiran air hujan yang membeku)

 e.  Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Habis baca do’a istiftah baca ta’awud minta perlindungan kepada Allah swt dari godaan syetan-syetan terkutuk. Dilanjutkan membaca basmalah, terus baca surat Al-Fatihah.

“A’údzubillahi minasy syaithánirrajím”

“Bismillahirrahmanirrahím” 

“Alhamdulillahi rabbil ’álamín”

“Arrahmanirrahím”

“Máliki yaumiddín”

“Iyyákana’ budu waiyyákanasta’ín”

“Ihdinash shiráthalmustaqím, shiráthalladzína an’amta ‘alaihim ghairil maghdlúbi ‘alaihim waladlãllín”- “ãmín…”

(Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.

Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Yang menguasai hari pembalasan.

Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami minta pertolongan.

Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka, bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai atas mereka dan bukan jalan orang-orang yang sesat)

Membaca surat pendek :

“Qul huwallahu ahad” 

“Allahush-shamad”

“Lam yalid walam yúlad”

“wa lamyakul lahukufuwan ahad”

 

(Katakanlah Dia-lah Allah yang Maha Esa.

Allah tempat meminta segala sesuatu.

Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan.

dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.)

“Allahu Akbar”

Kemudian ruku’

 f.  Ruku’

ruku'

Cara ruku’ dengan menempatkan kedua tangannya di atas kedua lututnya. Kedua telapak tangan diletakkan pada kedua lutut lalu merenggangkan jari-jarinya, seperti menggenggam lutut. Sehingga punggung kelihatan rata.

Lalu membaca (pilih salah satu bro….) :

Subnaka Allahumma wa bihamdika Allahummaghfirlí”

(Maha suci Engkau ya Allah. Dan dengan memuji Engkau ya Allah beri ampunlah daku)

Atau :

Subna rabbiyal ‘adhím”    3x

 (Maha suci Rabb ku yang Mahaagung)

Atau :

“Subna rabbiyal ‘adhím wa bihamdih”    3x  

(Maha suci Rabb ku yang Mahaagung dan dengan memuji-Nya)

 g.  I’tidal (Bangkit dari Ruku’)

takbiratul ihram

Setelah ruku’ dengan thuma’ninah kemudian bangkit dari ruku’ (I’tidal) sambil  membaca :

Sami’allahulimanhamidah”

(Allah mendengar orang yang memuji-Nya)

 

Ketika I’tidal ini sambil mengangkat kedua tangannya sambil membaca :

Rabbaná walakalhamdu”

(Ya Rabb kami, hanya bagi-Mu lah segala pujian)

Kemudian bertakbir  “Allahu Akbar”  dan bersujud.

 h.  Sujud

sujud

sujud dr belakang

Setelah bertakbir kemudian meletakkan kedua tangannya di atas tanah sebelum kedua lututnya. Jari-jari tangan diarahkan ke kiblat sejajar dengan telinga atau bahu. Jangan lupa hidung dan dahi wajib menempel ditempat sujud, lho ….karena kita-kita diperintah untuk bersujud di atas 7 tulang, yaitu  dahi dan hidung (1 tulang wajah), kedua lutut (2 tulang lutut), kedua tangan (2 tulang  tangan), dan jari-jari kaki (2 tulang jari kaki).

Kemudian membaca (pilih salah satu bro…yang paling afdol dan yang paling mudah dihafal):

Subnaka Allahumma wa bihamdika Allahummaghfirlí”

(Maha suci Engkau ya Allah. Dan dengan memuji Engkau ya Allah beri ampunlah daku)

Atau :

Subna rabbiyal a’la”    3x

(Maha suci Rabb ku yang Maha Tinggi)

Atau :

Subna rabbiyal  a’la wa bihamdih”    3x

(Maha suci Rabb ku yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya)

Lalu mengangkat kepala sambil bertakbir “Allahu Akbar”

 i.  Duduk antara Dua Sujud

duduk iftirasy

Kemudian menggelar kaki kiri dan mendudukinya (duduk iftirasy) dengan tenang. Telapak kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari telapak kaki dihadapkan ke kiblat. Kemudian membaca :

“Allahummaghfirlí warhamní, wajburní, warfa’ní, wahdiní, wa’áfiní, warzuqní”

(Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah kekuranganku, angkatlah derajatku, tunjukilah aku, maafkanlah aku, dan berilah rizki kepdaku)

Kemudian bertakbir “Allahu Akbar” ,dan melakukan sujud seperti sujud yang pertama tadi.

Kemudian bangkit duduk tegak di atas kaki kirinya hingga tulang-tulang kembali pada tempatnya semula (duduk istirahat). Lalu bangkit ke raka’at kedua dengan bertumpu ke lantai menggunakan kedua tangan.

“Dan apabila hendak berdiri Rasulullah saw bertumpu dengan kedua tangannya yang terkepal (seperti membuat adonan)”

Berdiri tegak sambil bersedekap untuk memulai raka’at kedua.

Raka’at Ke-2

Pada raka’at kedua dimulai dengan Al-Fatihah, “Alhamdulillahi rabbil ’álamín” ……. dan seterusnya seperti pada raka’at pertama. Tapi setelah sujud yang kedua kemudian duduk tasyahhud awal. Tasyahhud awal untuk sholat maghrib, ‘isya’, dzuhur, ‘ashar, tetapi untuk sholat shubuh tidak ada tasyahhud awal, langsung tasyahhud akhir, lho mas bro….

 j.  Tasyahhud Awal

tasyahhud awal

Duduk tasyahhud awal seperti duduk diantara 2 sujud, yakni duduk iftirasy. Telapak tangan kanan diletakkan di atas lutut kanan seperti menggenggamnya, telapak tangan kiri di atas paha kiri sambil memberikan isyarat berupa telunjuk dengan menggerak-gerakannya. Pandangan mata menuju ke arah telunjuk tersebut.

Kemudian membaca do’a (do’anya banyak lho bro, ini hanya salah satu contoh saja):

“Attahiyyátulillah wash-shalawátu wath-thayyibát. Assalámu ‘alaika ayyuhánnabiyyu warahmatullahi wabarakátuh. Assalámu ‘alainá wa’ala ‘ibádillahishalihín. Asyhadu anlá ilaha ilállah wahdahulá syaríkalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasúluh.”

(Segala penghormatan milik Allah, juga kesejahteraan dan kebaikan. Semoga keselamatan atasmu wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan atas kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Saya bersaksi tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan utusan Allah)

Khusus sholat subuh langsung dilanjutkan salawat Nabi ato  tasyahhud akhir, kemudian salam. Untuk sholat selain sholat  subuh, bangkit berdiri dengan bertumpu kedua tangan sambil bertakbir “Allahu Akbar” dengan mengangkat  kedua tangan.

Warning bro! pada sholat maghrib ini khan 3 raka’at jadi raka’at ketiga nanti sudah tasyahud akhir. Pada sholat ‘isya’, dzuhur, ‘ashar tasyahhud akhir pada raka’at ke-4.

 k.  Tasyahhud Akhir

tasyahhud akhir

Diperagakan oleh Drs. Mursidi

Bacaan tasyahhud akhir pada awalnya sama dengan tasyahhud awal kemudian ditambah dengan salawat nabi.

“Attahiyyátulillah wash-shalawátu wath-thayyibát. Assalámu ‘alaika ayyuhánnabiyyu warahmatullahi wabarakátuh. Assalámu ‘alainá wa’ala ‘ibádillahishalihín. Asyhadu anlá ilaha ilállah wahdahulá syaríkalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasúluh.”

“Allahumma shalli ‘ala muhammad, wa ‘ala ãli muhammad, kamá shalaita ‘ala ãli ibráhím, innaka hamídummajíd. Allahumma bárik ‘ala muhammad wa ‘ala ãli muhammad, kamá bárakta ‘ala ãli ibráhím, innaka hamídummajíd”

(Segala penghormatan milik Allah, juga kesejahteraan dan kebaikan. Semoga keselamatan atasmu wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan atas kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Saya bersaksi tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan utusan Allah.

Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad, dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Serta berilah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung)

 l.  Salam

salam

Setelah membaca tasyahhud akhir kemudian salam. Dengan menoleh ke kanan membaca :

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wa bárakátuh”, kemudian menoleh ke kiri sambil membaca :

“Assalamu’alaikum warahmatullah”

(Bacaan arab untuk huruf yang bertanda (a / biasa) : 1 ketukan, (á) : 2 ketukan, (ã) : 4 ketukan)

Oh..ya….bagi yang belum hafal bacaan do’a-do’a dalam sholat boleh koq bro membaca : “Subhanallah,  walhamdulillah, walá ilaha ilállah, allahu akbar” tapi ingat harus belajar untuk membaca sesuai dengan yang diajarkan Nabi saw.

Alhamdulillah…. Mempelajari ilmu sholat sudah selesai, mari sekarang kita sholat bro…sudah terdengar adzan…. Perlu diingat : do’a-do’a dalam sholat banyak bacaannya. Bacaan di atas hanya salah satu contoh saja, dan tulisan ini dibuat bagi yang baru belajar sholat…makanya ditulis pakai huruf latin….jangan protes bro…yang penting bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa bárakátuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: